SHOCK-THERAPY!!!!


Minggu sore itu tak jauh berbeda dengan minggu sore saya dan keluarga yang lalu-lalu. Ya, karena satu dan lain hal, memang kami sekeluarga hanya bisa berkumpul full team di hari sabtu dan minggu. Sore itu, sebenarnya banyak yang hendak kami lakukan diluar rumah, beli ini beli itu, tapi satu pun tak ada yang tergerak untuk berhenti berleha-leha. Akhirnya, kami memasrahkan diri berada di depan layar kaca untuk menikmati tayangan kontes menyanyi khusus anak kecil yang disiarkan oleh tv swasta yang OKE.

Waktu itu, kami larut dalam lantunan lagu yang dibawakan para finalis ajang pencarian bakat ini, sampai kami tersadar bahwa diluar sana terdengar kegaduhan warga yang berteriak, KEBAKARAAAANNN. Kami langsung berhamburan keluar rumah, dan amat sangat terkejut sekaligus panik karena nyatanya asal api itu dari rumah sebelah rumah kami, tepatnya lantai 2 rumah tersebut. Panik bukan kepalang. Ketika kembali kedalam rumah, asap mulai tercium dan semakin mendebarkan jantung kami dengan hebatnya. Mama saya, langsung berinisiatif menyelamatkan barang-barang penting yang kami miliki dan mengungsikannya ke rumah tetangga terdekat. Beliau juga mengingatkan saya untuk menyelamatkan buku-buku kuliah dan sekolah kedua adik saya, termasuk menyelamatkan sebundel laporan akhir magang yang rencananya akan diujikan di minggu ini.

Kepanikan menghebat manakala diketahui ternyata dirumah tersebut hanya ada sepasang kakek dan nenek beserta 2 pekerja rumah tangga yang usianya masih amat belia. Ternyata, sang empunya rumah tengah berada di Pulau Dewata dengan keluarganya. Ditambah lagi, rumah yang berada di depan rumah asal api itu pun sedang ditinggal penghuninya.

Kepanikan tidak berhenti disitu, saya yang sedari tadi berusaha menelepon pemadam kebakaran [yang tidak diangkat-angkat], bertambah panik ketika harus bolak-balik ke atas rumah untuk membantu Ayah saya menyemprotkan air ke rumah sebelah tadi. Beruntunglah, ada tetangga yang membantu dari dalam rumah kami untuk berusaha menghalau laju api dengan selang di tangan. Tetangga yang lain juga turut punya andil. Mereka membantu membawakan barang-barang saya sekeluarga ke tempat yang lebih aman.

Beberapa waktu berlalu, akhirnya tarian si jago merah berhasil dipadamkan. Alhamdulillah, jilatan si merah itu tidak sempat menyapa rumah saya sama sekali. Terima kasih ya Allah, kami sekeluarga tidak kurang satu apa pun juga. Dan para tetangga yang bersedia membantu, terima kasih banyak.

Cerita yang berkembang kemudian bahwa asal api itu adalah dari percikan bunga api dari stop kontak yang digunakan untuk kursi terapi Kakek si pemilik rumah. Benar-benar kursi terapi yang membuat SHOCK-THERAPY…

2 Comments to “SHOCK-THERAPY!!!!”

  1. yaampun yan..
    serem banget itu kejadiannya..
    untungnya ga nyamber ya..šŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: