ON THE WAY


Pernah nggak sih ngerasain bingung di tengah jalan? Mm, just a simple thing, misalnya, bingung mau lewat mana buat ke rumah. Pilihannya ada jalan lurus, panas, tapi cepet nyampe rumah atau jalan yang sedikit belok – belok tapi terbilang adem dikala cuaca bumi mulai nggak bersahabat? Hayo, pilih yang mana?

Mau lewat mana pun itu, final destination kita ya rumah. Hati kita pasti sudah tertuju pada satu bangunan nyaman yang sangat kita akrabi sekian waktu lamanya. Yang terbayang segala surga dunia didalamnya, ya keluarga, ya kamar kita, atau barang – barang favorit kita yang selalu ngangenin kalo kita beredar di luar sana. Home sweet home, itu tujuan kita.

Bicara soal tujuan, rasanya saya tidak perlu menjabarkan apa tujuan kita yang tingkat urgensitifitasnya kini sedang menempati peringkat pertama. Nggak perlu ditanyain satu – satu pake kuesioner apalagi wawancara mendalam, saya menjamin 100% tujuan teman – teman seperjuangan di Administrasi sudah pasti yaa Si Gelar yang didamba setelah 4 tahun menduduki bangku di perguruan tinggi ternama ini. Tujuan boleh sama, tapi lihat dulu jalannya.

Emang namanya suratan takdir, siapa juga yang bisa tau selain Yang Maha Kuasa?! Jalan untuk mencapai tujuan masing – masing itu beda – beda. Ada yang lurus – lurus aja kaya rambut Cleopatra, tapi nggak sedikit juga kok yang mengalami beberapa kendala dan hambatan. Balik lagi, intinya untuk tujuan yang sama.

Sama seperti kasus “aku ingin pulang” yang saya jadikan prolog di depan postingan ini, setiap jalan menuju rumah ada kekurangan dan kelebihannya tersendiri. Mau cepet? Ada tuh jalan yang tinggal lurus, tapi panas. Atau mau sedikit ngadem? Boleh juga tuh lewat yang belok – belok, demi kulit nggak makin geseng.

Apa pun yang kita lewati di jalan yang ada di depan mata kita, mau itu ada hambatan berupa lubang, galian, atau kemacetan sekian puluh kilometer layaknya Pantura di musim mudik tiba, itu adalah jalannya, bukan tujuan akhir kita. Jadi, teruslah berjalan sampai mencapai tujuan itu.

Postingan ini sama sekali bukan untuk menggurui atau merasa paling siap melewati jalan yang terjal dan berliku [yang masih panjang], bahkan bisa dibilang ini cuma bentuk ekspresi menghibur diri sendiri. HHAHAAHAA…*trying to cheer myself up!

If you think there are many obstacles in your way,

just remember that  you are still on the way,

not your destination.

GO AHEAD!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: